Karimun Jawa, Oct 13 – 16 2007

Karimun Jawa

Bagiku KARIMUN JAWA adalah pelarian atas rencana soft trekking ke Krakatau yang terpaksa digagalkan secara sepihak oleh seorang teman yang tak rela ditinggalkan.Namun, tak sedikitpun aku menyesali itinerary dadakan dengan perencanaan setengah matang,bak dua butir telur, menu sarapan pagiku setiap aku menginap di hotel, disajikan didepan mata lalu dilahap. Pun dengan Karimun Jawa, semua tersaji didepan mataku. Otakku menangkap dan mengolahnya, lalu dia membiarkan indra-indra lain mengecap keindahan lewat sentuhan-sentuhan langsung. Mata menangkap keindahan diantara hijau birunya laut nan jernih, telinga mendengar riak merdu ombak dan burung-burung yang perutnya sudah dikenyangkan oleh ikan, hidungku mencium aroma khas laut. Rasa asin yang terkecap sesekali kala terhantam riak kecil saat snokling di Tanjung Gelam. Kulitku, lagi-lagi merasakan sengatan matahari, membuat efek Belitung semakin kentara dikulitku.

Overall, perasaanku dihibur oleh semesta yang tampak elok di depanku.

Siapa sangka perjalanan hampir 20 jam dari Jakarta, dihantam kelelahan, kantuk dan mualnya perut akibat hentakan gelombang, akan berakhir di sorga Karimun Jawa? Siapa juga yang menduga bahwa “sorga” bisa ditempuh dengan 700 ribu untuk satu paket perjalanan include tiket PP Semarang – Karimun, all meal dan trip to the islands near by? I’m the lucky one.

10 Responses to “Karimun Jawa, Oct 13 – 16 2007”

  1. rzgd Says:

    mammamia… foto “mangrove” beserta ke-2 temannya keren, melihat foto “1″, “2″, & “3″ serasa di pulau yg terisolasi dari mana2.

  2. Anis Says:

    Lho Vie.. kok aku gak diajak? Hehehe.. Tp klo pun diajak, aku jg gak bisa. Lebaran gitu lho, banyak acara keluarga.

  3. Novi Says:

    @Rzgd: Gak terisolasi bangets Mas, Gak jauh koq, cukup 3.5 jam dari Semarang. Nah kalo kita ke Dubrovnik or Wakatobi itu baru terisolasi :)
    @Anis: Next trip Nis, don’t worry dikau masuk list undangan koq. Krakatau masih mau? judulnya Menanti Krakatau Mbledug.

  4. Ely Meyer Says:

    hu..hu..hu… ngiri abis ^_^

    Viiii ….. lautnya nggak nguatin, sunset ma sunrisenya apalagi , cuantik sekali !!!
    bagaimana dengan keamanan di pulau2 itu vi?

    thanks foto2nya ya!

  5. rzgd Says:

    @Anis: Next trip Nis, don’t worry dikau masuk list undangan koq. Krakatau masih mau? judulnya Menanti Krakatau Mbledug.

    Saat yg tepat u moto awan dari kepundan anak krakatau yg sedang merayap ke langit (dari jarak yg cukup dekat), sounds stupid and dangerous but also challenging….

  6. asunekad Says:

    air yang asin menggesek kulit,
    meninggalkan bekas kebebasan
    cek…cek…sedemikian menggila imajinasimu terurai
    karimun jawa memang adiktif,
    bukan salahmu.

  7. Novi Says:

    @Ely: El, dikau penikmat sunset juga kan? Hayo apa bedanya, sunset di Jerman dan sunset di Jawa?
    @rzgd:Deuh yg abiz beli kamera baru :)
    @Asunekad: bekas kebebasan itu sedang kuhapus dari kultku, tapi tidak dari hatiku. Kita sama-sama addicted.

  8. Grace Silaban Says:

    Halo..

    Nama saya Grace. Saya adalah reporter dari Majalah Gogirl Jakarta.
    Setelah baca blog Novi tentang KarimunJawa, aku tertarik liputan kesana.
    Dikalimat di bawah ini disebutkan:
    “…Siapa juga yang menduga bahwa “sorga” bisa ditempuh dengan 700 ribu untuk satu paket perjalanan include tiket PP Semarang – Karimun, all meal dan trip to the islands near by? I’m the lucky one.”
    Boleh tau nggak, paketnya itu paket apa, dan mengurusnya ke mana?

    Tolong kabari aku secepatnya di 0817 211 261 (nanti aku yg telpon ke kamu. atau ke email via gracia@gogirlmagazine.com.

    Tolong ya Nov, aku tunggu banget cerita-cerita dari kamu,, terimakasihhh

    -Grace-

  9. DIan Says:

    ke Karimun Jawa cuma 700rb?wah mauuu…
    boleh tau gak, itu pake tour travel atau tidak?
    Makasih

  10. sari Says:

    Hi bole tau ndak gmana cara nya ke karimun jawa dgn biaya 700 rbu :D
    Kalo make travel kasih tau no ny ya and CP
    Thank youuuuuuuuuuu

    Need your reply soon

Leave a Reply