
Rasakanlah isyarat yang tak terucap, yang hadir bersama angin yang mengayun lembut pucuk-pucuk daun, udara yang menghangat seiring naiknya sang surya, air yang meresap di pori-pori kulitmu, hujan yang membuatmu sesaat terhenti dan berpikir … bahwa aku ada.
This entry was posted
on Tuesday, March 17th, 2009 at 17:26 and is filed under Life.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Both comments and pings are currently closed.