2286957

Suasana politik semakin meresahkan saja. Atmosfer di Jawa Timur maupun Jakarta sama panasnya.
Aku heran … apakah setiap pergantian presiden kita harus selalu seperti ini?
“Kasian bangsa yang mengelu-elukan penguasa baru, tetapi mengolok-olok ketika tiba saat berpamitan….” (Sepenggal catatan di harianku yang lalu)
Mengapa hal seperti ini harus dibudayakan, atau justru inilah budaya politik kita ?
Kejadian ini sedikit mirip dengan sejarah kerajaan Singasari ( 1222-1292) yang didirikan oleh Ken Arok dengan menyatukan Kediri dan Tumapel setelah dia terlebih dahulu membunuh Tunggul Ametung yang akuwu di Tumapel, dan mengawini Ken Dedes istri Tunggul Ametung yang saat itu tengah mengandung Anusapati.
Pemerintahan Ken Arok hanya bertahan sekitar 5 tahun, dia dibunuh oleh anak tirinya Anusapati yg kemudian naik tahta. Anusapati sendiri akhirnya dibunuh oleh Tohjaya adik tirinya, anak Ken Arok dengan Ken Umang.
Dan seperti kejadian sebelumnya Tohjaya berhasil digulingkan dan terbunuh dalam pemberontakan yang dipimpin oleh Ranggawuni dan Mahisa Campaka. Ranggawuni adalah anak Anusapati sedangkan Mahisa Campaka adalah anak Mahisa Wongateleng yang adalah anak hasil perkawinan dari Ken Arok dan Ken Dedes.
Aku tak ingin bangsaku bernasib sama tragisnya dengan awal berdirinya Kerajaan Singasari, apakah ini baru permulaan seperti juga Singasari yang menjadi cikal bakal Kerajaan Majapahit yang dianggap sebagai masa keemasan kerajaan-kerajaan di Indonesia pada jaman dahulu ? Semuanya memang berpusat pada satu kata “proses“.
Dan … satu lagi yang aku ingin ungkapkan, kemaren sore aku sedih setelah mendengar kabar Pak Yusril akan di ganti (Pak Yusril saya masih memakai istilah Pak Dur ketika meminta Anda untuk berhenti).

2273813

Pagi ini pengennya sih cerita tentang cinta, kan biasanya bulan Februari identik dengan Valentine. Tapi mungkin aku salah satu cewek yang gak pernah membuat moment ini menjadi spesial. Valentine selalu saja kulewatkan tanpa memberi kesan mendalam dengan sebuah alasan klise “tiap hari kan hari kasih sayang“.
Ceritanya nanti sajalah, pagi ini aku harus kuselesaikan pekerjaanku.

2263331

Aku sedih dan prihatin melihat bangsaku.
Tiada guna mengutuk, toh itu tak kan mengubah apapun, mendingan aku nyanyi lagunya Sherina …

Setiap manusia di dunia
Pasti punya kesalahan
Tapi hanya yang pemberani
Yang mau mengakui

Setiap manusia di dunia
Pasti pernah sakit hati
Hanya yang berjiwa satria
Yang mau memaafkan

2245484

Dear Kak Mella …
“Met menempuh hidup baru, akhirnya perahu itu tlah berlabuh di pantainya.”

Dear Mas… (semoga kamu masih rajin membaca postingku ini)
“Beri Ceriamu buat hangatnya pagi ini, ruahkan senyummu atas embun-embun yang menetes. Yook kita nyanyi dan loncat-loncat lagi seperti semalem saat Konser Empat Musimnya KLA diputar ulang di SCTV. Biar sepi memagut dan luka aku balut, hari kehari bahagia tanpamu. Dunia tak selebar daun lamtoro Mas.

2210800

Bandung pagi ini tumben gak berkabut lagi, beberapa hari ini dinginnya menusuk tulang, tentunya tak sedingin yg dirasakan Mas Koen di other side of hemisphere.
Yang aku rasakan agak panas sedikit dan tentunya tak sepanas suasana di Gedung DPR/MPR kemaren, oh ya…seharian kemaren kuhabiskan waktu untuk menyimak semuanya. Mataku kuarahkan ke kompie, aku bekerja dan menyimak perkembangan hasil sidang detik demi detik dari sini, telingaku kukonsentrasikan buat ndengerin TV yang emang menyiarkan secara langsung, sedangkan otakku kemana-mana…
Seharian kemaren aku sempet jadi reporter dadakan buat temen-temenku yg gak bisa mengakses langsung ke sidang, lewat sms aja sih, duhhh kayak Mailing list aja pake ngirim ke multiple recipients. Beberapa kali aku salah ketik dan salah info maklumlah inderaku harus ku bagi kemana-mana dan mereka ngirim balik sms ke aku dengan nada protes, “Dihh gak valid !”